social media logo facebook icon icons.com 59059     social media logo twitter icon icons.com 59061     social media logo instagram icon icons.com 59062     social media logo google icon icons.com 59074     social media logo utube icon icons.com 59063

RSSocial!

Sejarah Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Salemba

gedung2

Pembentukan Unit Pelaksana Teknis (UPT) Lembaga Pemasyarakatan Klas IIA Salemba adalah berdasarkan Surat Keputusan Menteri Hukum dan HAM RI No. M.02-PR.07.03 Tahun 2007 tanggal 23 Pebruari 2007 tentang Pembentukan Unit Pelaksana Teknis Lembaga Pemasyarakatan Klas IIA Salemba, Cibinong, Pasir Putih Nusakambangan, dan Lembaga Pemasyarakatan Klas IIB di Way Kanan, Slawi, Nunukan, Boalemo, dan Jailolo.

Lembaga Pemasyarakatan Klas IIA Salemba beroperasional sejak tanggal 15 Pebruari 2008 di atas lahan seluas ± 2 Ha dengan kapasitas sementara adalah 224 orang narapidana. Secara historis berdirinya Lapas Salemba adalah pemekaran UPT Pemasyarakatan Rutan Salemba menjadi 2 (dua) Satuan Kerja di lingkungan Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM DKI Jakarta yaitu Rutan Klas I Jakarta Pusat dan Lapas Klas IIA Salemba pada tahun 2007.

Sebelum tahun 1945 bangunan Lembaga Pemasyarakatan Salemba  saat itu berfungsi sebagai tempat tahanan yang melakukan pelanggaran hukum Kolonial Hindia Belanda. Setelah tahun 1945 bangunan Lapas digunakan untuk menampung tahanan politik, tahanan sipil, dan pelaku kejahatan ekonomi. Saat terjadi peristiwa G 30 S/PKI sebagian tahanan dipindahkan ke Lapas Cipinang dan Lapas Glodok. Sejak tahun 1960 sd. 1980 Lapas Salemba difungsikan sebagai Rumah Tahanan Militer di bawah pimpinan Inrehab Laksusda Jaya.

Pada tanggal 4 Februari 1980 pengelolaan Lapas Salemba diserah terimakan dari Inrehab Laksusda Jaya kepada Departemen Kehakiman RI melalui Kakanwil Ditjen Pemasyarakatan IV Jakarta Raya dan Kalbar berdasarkan SP Pangkopkamtib tgl 9 Januari 1980, No. Sprint-12/KepKam/I/1980 dan Surat Perintah Pelaksanaan No. Sprint-4-5/KAHDA/I/1980 tgl 23 Januari 1980.

Berdasarkan Kep. Menkeh RI No. M.04.UM.01.06 Tahun 1983, Lapas Salemba berubah status menjadi Rumah Tahanan Negara Klas I Jakarta Pusat. Pada tahun 2007 mengingat kondisi over kapasitas penghuni Rutan Klas I Jakarta Pusat yang semakin padat, maka dilakukan pemekaran Rutan Klas I Jakarta Pusat menjadi 2 UPT yaitu Rutan Klas I Jakarta Pusat dan Lapas Klas IIA Salemba.

 

Kepala Lembaga Pemasyarakatan Kelas II A Salemba dari Masa ke Masa

 KEPALA LEMBAGA PEMASYARAKATAN
KELAS II A SALEMBA
KE - 6 ( 10 Agustus 2017 s/d Sekarang )
YUDI SUSENO Bc. IP S. Pd M. Si. NIP. 19690517 199203 1 001

YUDI SUSENO,Bc.IP.,S.Pd.,M.Si.
NIP.19690517 199203 1 001

 

Kalapas 5
Kalapas 4
Kalapas 3
Kalapas 2
 KALAPAS Ke - 5
( 2016 s/d 2017 )
 KALAPAS Ke - 4
( 2014 s/d 2016 )
KALAPAS Ke - 3
( 2013 s/d 2014 )
 KALAPAS Ke - 2
( 2011 s/d 2013 )
Kalapas 1
photo na
photo na
photo na
KALAPAS Ke - 1
( 2008 s/d 2011 )
 KALAPAS Ke - .....
( ........... s/d ........... )
 KALAPAS Ke - .....
( ........... s/d ........... )
 KALAPAS Ke - .....
( ........... s/d ........... )
photo na
photo na
photo na
photo na
 KALAPAS Ke - .....
( ........... s/d ........... )
 KALAPAS Ke - .....
( ........... s/d ........... )
 KALAPAS Ke - .....
( ........... s/d ........... )
 KALAPAS Ke - .....
( ........... s/d ........... )
photo na
photo na
photo na
photo na
 KALAPAS Ke - .....
( ........... s/d ........... )
 KALAPAS Ke - .....
( ........... s/d ........... )
 KALAPAS Ke - .....
( ........... s/d ........... )
KALAPAS Ke - .....
( ........... s/d ........... )

 

Sejarah Singkat Rutan Kelas 1 Bandung

Rumah Tahanan Negara Kelas I kota Bandung terletak di Jalan Jakarta Nomor 29 kota Bandung. Lokasinya sebelah barat berbatasan dengan Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Jawa Barat . Sebelah utara dan timur berbatasan dengan Sekolah Tinggi Teknologi Tekstil (STTT) Bandung. Sedangkan sebelah selatan berbatasan dengan jalan Jakarta, dengan Luas areal sekitar 42.650 M2.Bangunan fisik dibangun pada tahun 1927, sebelum digunakan untuk Rumah Tahanan Negara Kelas I Bandung terlebih dahulu digunakan untuk Lembaga Pemasyarakatan (LP) Militer. Untuk Tahanan politik dan militer dari tahun 1960 sampai tahun 1980. Pada tahun 1985 melalui prakarsa Ka. Lapas Banceuy Bandung (R.A . Basarah) semua penghuni Lapas Banceuy Bandung (Jalan Banceuy No. 8 Bandung) dipindahkan ke Rumah Tahanan Negara (Rutan) di Jalan Jakarta No. 29 Bandung.Selanjutnya dipergunakan untuk Lembaga Pemasyarakatan (LP) Kelas II A Banceuy. Baru pada tanggal 01 Juli 1990 resmi digunakan untuk Rumah Tahanan Negara Kelas I Bandung.

email :humas@rutankelas1bandung.com

 

Sampaikan kritik dan saran yang membangun kepada kami agar dapat memberikan pelayanan yang jauh lebih baik lagi

(*)
Masukan nama lengkap anda

(*)
Email yang anda masukan salah.

(*)
Ketik pesan, masukan dan kritik anda.

Hari iniHari ini1
KemarinKemarin1
MingguanMingguan2
BulananBulanan1
Rumah Tahanan Perempuan Kelas IIA Bandung
Copyright © 2020 Pusdatin - Kemenkumham RI